Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

fatar@iainmadura.ac.id

Laboratorium Fakultas Tarbiyah Adakan Workshop Merdeka Belajar

  • Diposting Oleh Admin Web Fakultas Tarbiyah
  • Senin, 17 Oktober 2022
  • Dilihat 142 Kali
Bagikan ke

Laboratorium Fakultas Tarbiyah, IAIN Madura mengadakan workshop peningkatan kompetensi kepala sekolah/madrasah mitra tentang merdeka belajar. Acara tersebut berlangsung di Hotel Cahaya Berlian, Pamekasan pada 15 Oktober 2022. Dalam mengangkat tema yang sedang ramai diperbincangkan, yaitu tentang Rekonstruksi Pembelajaran Platform Kurikulum Merdeka Mengajar di Sekolah Dasar dan Menengah (15/10/2022).

            Acara tersebut dihadiri oleh 130 peserta dari Kepala TK/PIAUD, RA, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA di Kabupaten Pamekasan. Selain itu, hadir pula Dekan Fakultas Tarbiyah, Wakil Dekan 1 dan 2, Ketua Dewan Pendidikan Pamekasan, Kepala Laboratorium Fakultas Tarbiyah, Kaprodi dan Sekretaris Prodi di lingkungan Fakultas Tarbiyah. Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan MoU antara Laboratorium Fakultas Tarbiyah dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan. Penandatangan dilakukan oleh Dr. Moh. Hafid Effendy, M.Pd. selaku Kepala Laboratorium Fakultas Tarbiyah, Dr. Siswanto, M.Pd.I. selaku Dekan Fakultas Tarbiyah, dan Dr. H. M. Sahibuddin, S.H., M.Pd. selaku Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan. Kerja sama yang dilakukan untuk semakin memperkuat lembaga Fakultas Tarbiyah, IAIN Madura.

Acara workshop peningkatan kompetensi kepala sekolah tersebut menghadirkan Dr. Anas Ahmadi, M.Pd. yang merupakan dosen Universitas Negeri Surabaya sebagai narasumber. Dalam kegiatan tersebut, Dr. Anas Ahmadi, M.Pd. mengajak para kepala sekolah yang hadir untuk memaparkan kondisi terkini terkait Merdeka Belajar dan Profil Pelajar Pancasila di sekolah mereka. Selain itu, ia juga memaparkan bahwa Merdeka Belajar memberikan keleluasaan dalam belajar kepada siswa dalam pembelajaran dan asesmen sesuai karakter dan kebutuhan. Jika dikaitkan dengan Merdeka Belajar, kita berada di episode 15 tentang Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar.

Medeka Belajar juga menyajikan berbagai platform yang memudahkan guru, peserta didik, sekolah, dan dinas. “Penerapan Kurikulum Merdeka didukung melalui penyediaan beragam pelatihan dan penyediaan sumber belajar guru, kepala sekolah, dan dinas pendidikan. Platform Merdeka Mengajar adalah platform edukasi yang menjadi tema penggerak untuk guru dalam mewujudkan Pelajar Pancasila. Saat ini tersedia lebih dari 2000 referensi perangkat ajar berbasis kurikulum merdeka tersedia di platform,” ujar Anas Ahmadi.

Melalui platform tersebut, guru dapat memperoleh materi pelatihan berkualitas dengan mengaksesnya secara mandiri. Guru dapat membangun semangat ketika hasil karyanya disajikan dalam Youtube atau dipamerkan dalam hal lain. Ia juga memaparkan bahwa visi Platform Merdeka Mengajar untuk menciptakan ekosistem kolabkratif untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran dan iklim kerja yang positif. Untuk itu, Kemendikbudristek mengajak untuk bergerak dalam kemajuan pendidikan di Indonesia.

Dr. Moh. Hafid Effendy, M.Pd. selaku penyelenggara workshop dan Kepala Laboratorium Fakultas Tarbiyah berharap kegiatan ini dapat semakin membuka wawasan kepala sekolah/madrasah yang ada di lingkungan Kabupaten Pamekasan tentang Merdeka Belajar. Hal ini penting karena ini menjadi hal baru dan perlu pemahaman bersama untuk mempercepat dan menguatkan pendidikan di Kabupaten Pamekasan. Selajutnya, acara workshop dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah. Dr. Siswanto, M.Pd.I. Mengatakan pentingnya kurikulum baru ini dipahami esensinya untuk menjadikan guru yang professional, kreatif, dan inovatif dalam menyikapi perkembangan zaman yang semakin canggih serba digitalisasi. Numerasi dan literasi sangat dibutuhkan pada kecakapan seorang guru dalam mengantarkan anak didiknya menuju masyarakat yang cerdas dan berakhlakul karimah, sehingga profil Pancasila yang didengungkan pada platform merdeka mengajar tercapai  (A.N.E).