WORKSHOP PENINGKATAN KOMPETENSI DOSEN & MAHASISWA “Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Dalam Mengimplementasikan Nilai-Nilai Moderasi Agamaâ€
- Diposting Oleh Admin Web Fakultas Tarbiyah
- Rabu, 23 Oktober 2019
- Dilihat 80 Kali
Tepat hari senin tanggal 21 Oktober 2019, Program studi Pendidikan Agama Islam mengadakan kegiatan berupa workshop peningkatan kompetensi dosen & mahasiswa dengan tema Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Dalam Mengimplementasikan Nilai-Nilai Moderasi Agama dengan menghadirkan bapak Prof. Dr. H Ali Mudhofir, M.Ag. guru besar UINSA Surabaya.
Pemilihan tema workshop kali ini sebagaimana yang disampaikan oleh ketua prodi PAI ibu Muliatul Maghfiroh, M.Pd.I didasarkan atas dua pertimbangan yang sangat mendasar. Pertama, moderasi agama sudah digagas oleh menteri agama sehingga patut untuk dikuatkan di kampus IAIN Madura dan khususnya di Prodi PAI. Kedua, tema ini sangat berguna sekali kepada mahasiswa yang masih mengkaji tentang telaah kurikulum di sekolah ataupun di madrasah. Acara ini diikuti oleh semua dosen prodi PAI dan seluruh mahasiswa prodi PAI semester 5. Acara ini dibuka langsung oleh rektor IAIN Madura Dr. H. Mohammad Qosim , M.Ag.
Dalam sambutannya, beliau menuturkan bahwa tugas utama perguruan tinggi adalah menyebarkan ajaran islam moderat (ramah) Islam Wasathiyah Rahmatan lil Alamin. Untuk itu, penting kiranya bagi semua perguruan tinggi untuk memberikan kurikulum yang mempunyai nilai-nilai moderasi agama. Selanjutnya beliau juga menegaskan bahwa untuk sampai pada tujuan yang dimaksud, maka sudah sepantasnya semua materi tanpa terkecuali yang akan disampaikan oleh dosen harus memuat nilai-nilai moderat sebagai bentuk konkret dari implementasi nilai-nilai moderasi agama dalam pengembangan kurikulum.
Acara ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00 WIB. Di akhir penyampaian materi workshop, Prof Ali Mudhofir menyampaikan tiga hal sebagai kesimpulan sekaligus pesan moral kepada seluruh audien yang hadir. Pertama: NKRI dibangun oleh para founding father yang merupakan tugas kita selanjutnya untuk membela, menjaga dan merawatnya sebagai kekhasan dari bangsa ini. Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah dengan beragama dan bersikap moderat (bukan mengorbankan prinsip agama islam, tapi menjalankan agama islam secara utuh dan menghormati umat lain). Kedua, untuk itu, maka harus dimulai dari lembaga pendidikan yang secara tidak langsng memiliki peran yang sangat strategis untuk mencapai tujuan dari moderasi islam. Dan Ketiga, mahasiswa sebagai aset bangsa, hal ini bertanggung jawab secara moral untuk mengajarkan, menyampaikan ajaran islam yang moderat, dan mengimplementasikan sikap moderasi beragama baik dilingkup akademis maupun non akademis.
Setelah sesi Tanya jawab maka acara selanjutnya adalah pemberian sertifikat dan cinderamata dari Kaprodi PAI kepada Prof.Dr. Ali Mudlofir, M.Ag. Semoga acara ini bisa bermanfaat dan menjadi bekal para dosen dan mahasiswa dalam mengimplementasikan moderasi beragama serta membumikan islam yang rahmatan lil alamin !!! (Suwantoro)