Menyongsong Pembukaan Prodi Baru: IAIN Madura Menerima Pembinaan Pengembangan Mutu Akademik oleh Kasubdit Kemenag RI
- Diposting Oleh Admin Web Fakultas Tarbiyah
- Senin, 12 Desember 2022
- Dilihat 134 Kali
Pasuruan – Dalam rangka menindaklanjuti SK izin pembukaan prodi baru, dalam hal ini Tadris IPA dan Tadris Matematika, yang telah terbit pada Mei 2022, IAIN Madura, khususnya Fakultas Tarbiyah, menerima pembinaan pengembangan mutu akademik oleh H. Muhammad Adib Abdushomad, M.Ag., M.Ed., Ph.D.
Terkait prodi baru, Kepala Subdirektorat Pengembangan Akademik Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia tersebut menyampaikan beberapa hal. Pertama, bahwa dibukanya prodi Tadris IPA dan Tadris Matematika pada Fakultas Tarbiyah tersebut merupakan embrio untuk melahirkan prodi-prodi di bawah Fakultas Sains dan Teknologi sehingga lebih dekat menuju UIN. Beliau menyatakan bahwa pada PTKI, prodi Tadris IPA dan Tadris Matematika dapat diintegrasikan dengan keislaman. Namun demikian untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di era digital ini, maka perlu diimbangi dengan kompetensi terkait teknologi terhadap mahasiswa. Kedua, pada prodi-prodi baru tersebut harus memiliki minimal lima dosen homebase. Hal ini tentu bukan masalah bagi IAIN Madura, sebagaimana yang telah disampaiakan oleh Dr. Siswanto, M.Pd.I. selaku Dekan Fakultas Tarbiyah bahwa dosen-dosen untuk prodi-prodi baru tersebut, telah siap.
Lebih lanjut, terkait pengembangan mutu akademik, Bapak Abdushomad menyampaikan tiga hal penting. Pertama, pada suatu Lembaga, tidak ada superman, yang ada superteam. Bahwa siapapun yang menjadi pemimpin, dalam hal ini siapapun yang menjadi Rektor, maka semua team harus tetap bekerja dengan semaksimal mungkin. Kedua, di antara tolak ukur bahwa suatu perguruan tinggi memiliki mutu dan kualitas yang bagus dapat dilihat melalui status akreditasi. Oleh sebab itu, setiap prodi, harus berusaha dan bekerja keras untuk meraih akreditasi unggul. Ketiga, selain status akreditasi, kepemilikan atas jurnal yang bereputasi pada suatu perguruan tinggi juga memiliki pengaruh. Dengan demikian, prodi dan atau fakultas harus berusaha untuk memiliki jurnal terindeks scopus. Bapak Adib, mengingikan serta menyarankan bahwa kebanggaan atas status akreditasi unggul dan memiliki jurnal terindeks scopus, supaya dijadikan sebagai budaya di lingkungan perguruan tinggi.
Hadir dalam kegiatan ini Kasubdit Pengembangan Akademik, H. Muhammad Adib Abdushomad, M.Ag., M.Ed., Ph.D., Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Siswanto, M.Pd.I., Wakil Dekan I, Bapak Abd. Ghofur, M.Pd., Wakil Dekan II, Dr. Muhammad Thoha, M.Pd.I., Wakil Dekan III, Dr. Fathol Haliq, M.Psi., Kabag Fakultas Tarbiah, H. Abdul Razak, S.Ag., M.Pd.I., beserta 6 staff akademik dan dosen. Kegiatan ini bertempat di ruang rapat senyiur hotel Pasuruan pada Sabtu, 10 Desember 2022.