Semarak Pengukuhan, Mahasiswa PPG Ungkapkan Rasa Bangga Pada LPTK IAIN Madura
- Diposting Oleh Admin Web Fakultas Tarbiyah
- Rabu, 22 Maret 2023
- Dilihat 98 Kali
Pamekasan, Selasa 21-03-2023 Prodi PPG LPTK IAIN Madura sukses meyelenggarakan yudisium dan pengukuhan bagi mahasiswa PPG yang telah dinyatakan lulus berdasarkan surat edaran kementerian Agama nomor B-1142/DJ.I/Dt.I.III/HM.00/03/2023. Berdasar pada Surat keputusan tersebut, mahasiswa PPG dalam jabatan pada batch 3 yang berjumlah 85 orang layak untuk dikukuhkan. Pengukuhan yang menegaskan status mereka sebagai Guru Profesional digelar di Ballroom Cahaya Berlian Hotel dengan penuh khidmat disaksikan keluarga masing-masing.
Dalam sambutannya, dekan Fakultas Tarbiyah yang sekaligus sebagai ketua LPTK IAIN Madura, bapak Siswanto menegaskan bahwa angka kelulusan yang dicapai oleh prodi PPG IAIN Madura berada pada persentase 84,16 %, jumlah yang melampaui estimasi sebagai prodi baru dalam penyelenggaraan pendidikan profesi guru tahun ini. Beliau menuturkan bahwa dari 41 LPTK seluruh Indonesia, IAIN Madura berada pada peringkat ke-24. “memang bukan ranking teratas, tapi bagi kami yang masih tahap belajar, sebagai LPTK baru tentu ini adalah pencapaian yang luar biasa, kami masih berada di atas mereka bahkan kampus-kampus yang sudah beberapa kali menyelenggarakannya”. Dosen yang akrab disapa pak Sis ini menambahkan bahwa LPTK IAIN Madura beruntung memiliki tim yang solid, yang bisa saling bekerjasama baik dari pihak pengelola, dosen dan juga guru pamong.
Pada kesempatan yang sama, Saiful Hadi, Selaku Rektor IAIN Madura mengapresiasi atas capaian prodi PPG LPTK IAIN Madura sembari memotivasi bahwa pengembangan dan perbaikan harus terus diupayakan sehingga profesionalisme menjadi budaya kerja dan berimplikasi pada lahirnya guru profesional yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat bangsa dan negara. Beliau menambahkan bahwa semangat profesionalisme ini harus bersinergi dengan semangat moderasi dan digitalisasi, semangat yang menjadikan IAIN Madura tidak hanya dikenal secara rasional, tapi juga secara emosional melekat di hati masyarakat karena membawa kemajuan dan kedamaian.
Turut membersamai rektor dalam acara pengukuhan ini adalah Wakil Rektor 2 yang didampingi jajaran dekanat fakultas, beserta Kaprodi dan Sekprodi. Mereka menyemangati mahasiswa PPG saat prosesi pengukuhannya dengan mengucapkan selamat sambil melepaskan senyum bentuk keakraban pada mahasiswa PPG yang telah mengikuti tahapan proses selama ini, dalam kegiatan secara on line.
Rumzil Azizah, M.Pd yang ditunjuk sebagai perwakilan mahasiswa dalam menyampaikan kesan dan pesan menuturkan bahwa tahapan-tahapan yang telah dilalui bersama oleh semua mahasiswa betul-betul menguras tenaga dan fikiran mereka mulai dari tugas resume, review dan analisis bahan ajar, video pembelajaran, review perangkat pembelajaran hingga PPL dengan praktek langsung di lapangan. Semuanya begitu menjenuhkan. Namun demikian, semua tahapan ini diakuinya menjadikan mereka merasa betul-betul dididik dan diayomi oleh dosen-dosen dan guru pamong yang telaten dan luar biasa, sehingga semua beban itu mampu dilewatinya dengan baik hingga sampai pada pengukuhan ini. Ia menambahkan, “kami mengakui bahwa di diantara mahasiswa ada yang banyak permintaannya, selalu ingin dimudahkan, menawar seperti pedagang dan tuntutan-tuntutan lainnya, tetapi para dosen dan guru pamong tetap membimbingnya dengan baik, dengan sepenuh hati. Sehingga kami saat ini merasakan betul bagaimana kualitas guru profesional itu”. Mahasiswa PPG yang sebelumnya juga menjadi mahasiswa pascasarjana IAIN Madura ini mengungkapkan rasa bangganya bagi LPTK IAIN Madura terutama pada prodi PPG yang telah mengantarkan semua mahasiswa meraih status sebagai guru profesional, status yang memang dicita-citakan oleh semua guru di Indonesia. “semoga kami bisa mensyukurinya hingga betul-betul menjadi guru profesional”, imbuhnya.
Acara penuh khidmat dan kegembiraan ini diakhiri dengan sesi foto-foto antara mahasiswa bersama para dosen, guru pamong dan pimpinan IAIN Madura, bahkan mahasiswa meminta dosen, pengelola dan pimpinan untuk foto bersama keluarga mereka sebagai kenang-kenangan. Bapak Abdul Mukhid dan bapak Maimun sebagai ketua dan sekretaris prodi PPG tidak luput dari ajakan mahasiswa yang tengah bahagia dengan status barunya sebagai guru profesional.